Homepage

Mengukir Prestasi Tanpa Henti: Perjalanan Inspiratif Rais Penyandang Disabilitas

Ditulis oleh

Keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih mimpi, justru seringkali menjadi pemicu semangat yang luar biasa. Kisah inspiratif datang dari Rais, seorang anak hebat yang terlahir tanpa kedua tangan, namun tak pernah menyerah pada mimpinya untuk menjadi pemain bola.

Kami baru saja berkesempatan menyalurkan donasi berupa bola, sepatu, baju bola, serta perlengkapan sekolah seperti buku tulis, buku gambar, alat mewarnai, dan alat tulis. Saat kami temui, Rais dalam keadaan sehat walafiat. Kabar gembiranya, ia berhasil meraih peringkat 5 di sekolahnya – sebuah pencapaian luar biasa yang menunjukkan kegigihan Rais dalam belajar.

Rais adalah penggemar berat sepak bola. Matanya berbinar saat menerima baju bola dari klub favoritnya, Persib, lengkap dengan nama punggung pemain idolanya, Beckham. Sejak awal kami mengenalnya, Rais selalu mengungkapkan cita-citanya ingin menjadi pemain bola profesional. Setiap hari Jumat, ia rutin berlatih bola bersama saudara dan teman-temannya, menunjukkan dedikasi yang tak kalah dengan pemain lainnya.

Selain sepak bola, Rais juga sangat gemar bersepeda. Namun, sepeda yang ia miliki saat ini, pemberian dari donatur sebelumnya, sudah tidak layak pakai. Ia sangat mendambakan sepeda baru untuk menemaninya beraktivitas dan berlatih.

Mari kita doakan bersama agar Rais terus semangat, dapat mencapai cita-citanya menjadi pemain bola hebat, dan segera memiliki sepeda baru untuk mendukung hobinya. Kisah Rais adalah pengingat bahwa dengan semangat dan dukungan, setiap anak memiliki potensi tak terbatas untuk bersinar.

Bagikan

Cerita Lainnya

Upaya Membuka Akses Kesehatan yang Setara di Pedalaman

Di banyak desa pedalaman Indonesia, pergi ke fasilitas kesehatan bukanlah hal yang

Perempuan Tidak Menunggu Dunia Berubah, Mereka Menguatkannya

8 Maret 2026 – Dunia baru saja merayakan Hari Perempuan Internasional. Namun,

Perahu Sekolah: Jembatan Mimpi Anak Pedalaman Indonesia

Pendidikan adalah hak dasar, namun bagi ribuan anak di wilayah pesisir dan

Hari Kanker Anak Sedunia: Ketika “Memar Biasa” Berubah Jadi Kanker

13 Februari 2026 – Dua hari lagi, tepatnya pada tanggal 15 Februari,

Mari hadirkan kebahagiaan bagi anak-anak Indonesia dengan menciptakan kebaikan untuk mereka
Ajukan program kebaikan bagi anak Indonesia