Di dunia medis, terdapat berbagai penyakit langka yang mungkin terdengar asing di telinga kita, namun memiliki dampak yang sangat fatal bagi penderitanya. Dua di antaranya adalah Vaskulitis dan Sepsis.
Apa itu Vaskulitis dan Sepsis?
Vaskulitis adalah kondisi peradangan pada pembuluh darah. Kondisi ini menyebabkan perubahan pada dinding pembuluh darah, seperti penebalan, pelemahan, penyempitan, atau pembentukan jaringan parut. Akibatnya, aliran darah ke organ dan jaringan tubuh menjadi terhambat, yang bisa berujung pada kerusakan jaringan hingga kematian jaringan.

Sementara Sepsis adalah komplikasi berbahaya akibat infeksi. Ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi secara ekstrem terhadap infeksi, memicu peradangan luas yang dapat merusak jaringan tubuh itu sendiri.
Bagi kebanyakan orang, ini mungkin hanya istilah medis. Namun bagi Gabriel, bocah berusia 10 tahun, kedua penyakit ini adalah mimpi buruk nyata yang ia hadapi setiap hari selama 5 tahun terakhir.
Berawal dari Bintik Merah, Kini Terancam Membusuk
Perjuangan Gabriel bermula dari gejala yang tampak sepele. Awalnya hanya muncul bintik-bintik merah di kakinya yang dikira gatal-gatal biasa. Namun, dugaan itu salah besar. Dalam waktu singkat, gatal tersebut berubah menjadi luka terbuka yang kemudian bernanah.
Setelah serangkaian pemeriksaan panjang di berbagai rumah sakit, dokter memvonis Gabriel mengidap kombinasi penyakit langka: Vaskulitis dan Sepsis.

Dampaknya sangat mengerikan bagi tubuh mungilnya. Selama lima tahun terakhir, kaki Gabriel terus berdarah, bernanah, dan melepuh. Kondisi kakinya kini nyaris membusuk, membuat Gabriel kehilangan kemampuan untuk berjalan. Tak hanya di kaki, tubuhnya pun kini membengkak dan dipenuhi lebam.

Seharusnya di usia 10 tahun, Gabriel sedang asyik bermain bola atau belajar di sekolah bersama teman-temannya. Namun, penyakit ini memaksanya berhenti bersekolah. Hari-harinya kini dihabiskan di tempat tidur, menjalani perawatan intensif yang menyakitkan.
Kondisi fisik yang terus memburuk turut memukul mentalnya. Gabriel yang dulu ceria kini sering terlihat murung dan merenung, memendam kerinduan mendalam untuk bisa sembuh dan kembali ke sekolah.
Harapan di Tangan Ayah Sang Juru Parkir
Di tengah situasi kritis ini, tantangan lain menghadang. Pengobatan penyakit langka seperti Vaskulitis dan Sepsis membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan perawatan jangka panjang.
Sementara itu, keluarga Gabriel hanya mengandalkan penghasilan sang Ayah yang bekerja sebagai tukang parkir. Penghasilan yang tak menentu setiap harinya membuat mereka kesulitan memenuhi biaya pengobatan Gabriel yang terus membengkak.

Keluarga Gabriel kini berada di persimpangan jalan; antara keinginan kuat melihat anaknya sembuh dan keterbatasan ekonomi yang menjepit.
Mari Bantu Gabriel Sembuh: s.id/bantugabriel
Gabriel masih punya harapan panjang. Jangan biarkan penyakit langka ini merenggut masa depannya. Mari ulurkan tangan kita untuk membantu biaya pengobatan Gabriel agar ia bisa kembali berjalan dan tersenyum.