Homepage

Inspirasi Hari Guru Nasional: Semangat Ramdhani, Mengajar dengan Keterbatasan Fisik

Ditulis oleh

25 November 2025 – Hari Guru Nasional bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momen untuk merenungi kembali makna pengabdian yang sesungguhnya. Di balik perayaan Hari Guru Nasional ini, yuk kita kenalan dengan sosok luar biasa yang mengajarkan kita arti ketulusan tanpa batas bernama Ramdhani.

Ramdhani adalah bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk menjadi pelita bagi orang lain. Terlahir tanpa kedua kaki, semangat Ramdhani untuk mengabdi tak pernah surut. Tumbuh besar di lingkungan pondok pesantren menempa mentalnya menjadi baja, bahkan ketika ujian hidup datang bertubi-tubi.

Setelah ibundanya meninggal, Ramdhani harus mengambil peran besar dalam keluarganya. Ia rela meninggalkan pondok demi mengurus dua adiknya, menggantikan peran sang ayah yang harus mencari nafkah di luar kota. Kehidupan mereka jauh dari kata mudah. Keterbatasan ekonomi seringkali memaksa Ramdhani dan adik-adiknya untuk menahan lapar.

Namun, di tengah himpitan ekonomi dan keterbatasan fisik tersebut, Ramdhani tetap teguh memegang amanah ilmu. Setiap harinya, ia dengan sabar mengajar mengaji puluhan anak di lingkungannya. Yang membuat kisahnya semakin istimewa, Ramdhani melakukan semua itu dengan sukarela tanpa meminta bayaran sepeser pun.

“Walau punya keterbatasan, saya ingin tetap bisa bermanfaat untuk sekitar.” ujar Ramdhani.

Kisah Ramdhani adalah pengingat bagi kita semua di Hari Guru Nasional ini. Bahwa sejatinya, nilai seorang guru tidak diukur dari kesempurnaan fisik maupun besarnya imbalan materi yang diterima, melainkan dari ketulusan hati dan semangatnya untuk terus membimbing generasi penerus.

Selamat Hari Guru Nasional! Terima kasih kepada Ramdhani dan seluruh guru hebat di penjuru negeri yang tak lelah berbagi ilmu dan menyalakan harapan. Jasa-jasamu tak akan pernah ternilai harganya.

Bagikan

Cerita Lainnya

Mengenal Vaskulitis dan Sepsis: Penyakit Langka yang Merenggut Keceriaan Anak

Di dunia medis, terdapat berbagai penyakit langka yang mungkin terdengar asing di

Sumatera Masih Berduka: Menguatkan Harapan di Tengah Krisis Akhir Tahun

Diawal pergantian tahun baru ini, duka mendalam masih menyelimuti Pulau Sumatera. Ketika

Hari Ibu: Tentang Doa, Kerja Keras, dan Pengabdian yang Tak Pernah Usai

Menjadi seorang ibu adalah peran tanpa tanda jasa yang luar biasa. Ibu

Tesso Nilo dalam Angka: Hanya Tersisa 15% Hutan Alami, Bagaimana Nasib Satwa Kita?

Pernahkah terlintas di benak kita sebuah pertanyaan dilematis: “Sebenarnya, lebih penting nyawa

Mari hadirkan kebahagiaan bagi anak-anak Indonesia dengan menciptakan kebaikan untuk mereka
Ajukan program kebaikan bagi anak Indonesia