Homepage

Cerita Bahagia Rahmat, Si Tulang Punggung Keluarga Bersama Kakak Baik

Ditulis oleh
Bagikan

Rahmat baru berusia 14 tahun ketika ia harus menggantikan Ayahnya sebagai tulang punggung keluarga karena kecelakaan kerja yang dialami Ayahnya. Rahmat setiap harinya mengantarkan adiknya ke sekolah dan kemudian harus pergi ke RAM Kelapa Sawit milik tetangganya untuk melakukan pekerjaan apa saja yang dapat ia kerjakan.

Perjuangannya begitu berat, manakala Ia harus memangkas waktu bermain dan belajarnya karena harus mencari nafkah untuk keluarga. Ia mendapat upah Rp 25.000 per harinya. Lalu, sebagian upah tersebut akan Rahmat berikan kepada sang Ibu dan sebagian lainnya Ia tabung untuk keperluan sekolahnya.

Maka dari itu, Rahmat pantas mendapat apresiasi dan bantuan atas perjuangannya.

24 Februari 2022 Rahmat bersama Kakak Baik melunasi SPP yang menunggak dan pembelian seragam serta pembuatan meja belajar baru untuknya. Meja belajar yang akan diberikan kepada Rahmat berbahan dasar kayu jati agar awet karena rumahnya sering kebanjiran.

Selain meja belajar, tempat tidur yang layak juga kami berikan kepada Rahmat pada 28 April 2022. Sebelumnya, ia tidur di kasur kapuk yang sudah tidak layak pakai. Kami pun memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan memberikan makanan untuk Rahmat.

Kemudian pada 18 Mei 2022Dipan yang dipesan untuk Rahmat dan keluarganya sudah jadi dan siap pakai. Dipan yang dipesan ini dimaksudkan agar saat musim hujan tiba, kasur yang digunakan tidak basah. Bahan dipan pun terbuat dari kayu jati agar tahan lama.

Kebahagiaan Rahmat semakin bertambah tatkala ia diajak relawan Rumah Asuh untuk membeli seragam sekolah pada 21 Juni 2022. Ia pergi ke tempat perbelanjaan untuk membeli dan memilih sendiri seragam, tas, dan alat tulis yang ia sukai. Rahmat juga dibelikan handphone  untuk menunjang proses pembelajaran Rahmat pada 16 Agustus 2022. Ia merasa senang dan terbantu dengan adanya handphone ini karena sebelumnya ia kesulitan mencari sumber bacaan untuk belajar dan mengerjakan tugas sekolah.

Begitu bahagianya Rahmat bertemu Kakak Baik semua. Ia selalu dibantu untuk memenuhi semua kebutuhannya. Terima kasih ya Kak untuk semua bantuannya. Semoga Allah Swt. membalas semua kebaikan Kakak Baik, aamiin.

Bagikan

Cerita Lainnya

Perjuangan Zulfa, Siswa SMP yang Sekolah Sambil Merawat Adik

Juli 2026 – Di usia 13 tahun, mayoritas anak-anak menghabiskan waktunya untuk

Ketika Buku Menjadi Cahaya di Tengah Keterbatasan

Di era digital saat ini, akses informasi terasa begitu mudah bagi masyarakat

Perjuangan Anak Yatim untuk Tetap Sekolah di Tengah Keterbatasan

Pendidikan Masih Menjadi Perjuangan bagi Banyak Anak Yatim di Indonesia Bagi sebagian

Potret Pendidikan di Pelosok Indonesia

Pendidikan Masih Menjadi Tantangan di Berbagai Daerah Indonesia Pendidikan merupakan hak setiap

Mari hadirkan kebahagiaan bagi anak-anak Indonesia dengan menciptakan kebaikan untuk mereka
Ajukan program kebaikan bagi anak Indonesia