Wujudkan Cita-cita Raisya jadi Hafidzhah..

Wujudkan Cita-cita Raisya jadi Hafidzhah..

Rp 86.011.363
dari target Rp 101.355.000
84.86% Tercapai
Sisa Waktu 0 Hari

Deskripsi Program

“Mama jangan meninggal.. kalau Mama nggak ada, nanti Dedek si..apa yang ngurus…”
“Ma, Dedek ingin jadi Hafid..zah.. Dedek ingin memberi..kan mahkota buat Mama sama Ayah nanti di Surga..”
“Ya Allah, angkat penya..kit Dedek biar Dedek bisa jalan, biar Dedek bisa jadi dokter anak...”



Sepenggal ucapan dari Raisya yang membuatnya bertahan. Dengan segala keterbatasannya Raisya memilki cita-cita yang sangat mulia. Menjadi seorang Hafidzah dan seorang dokter anak. Raisya divonis menderita Cerebral palsy saat usianya menginjak 9 bulan. Akibatnya pertumbuhan dan perkembangannya terhambat. Di usianya yang 9 bulan Raisya masih belum bisa bangun sendiri bahkan kepalanya selalu terkulai belum bisa tegap.

Meskipun Raisya belum bisa bergerak seperti anak-anak pada umumnya, namun Raisya sudah bisa berbicara pada usia 1,5 tahun. Sehingga celotehannya membuat ibunya semangat. Menurut dokter, Raisya bisa bicara karena Raisya terkena cerebral palsy ringan. IQ Raisya masih bagus, yang terganggu hanya motorik kasarnya saja.

Melihat anaknya bisa berbicara Ibunya Raisya memasukkan Raisya ke PAUD saat umurnya 4,5 tahun. Disana dia belajar dan mulai menghapal Al Quran. Ibu dan guru-gurunya merasa takjub dengan kelebihan yang dimiliki Raisya. Di tengah keterbatasannya tak menghentikan keinginan Raisya untuk menghapal Al Quran. Dibantu oleh guru-guru di sekolah, Raisya sampai saat ini sudah hapal Juz 30, dan sekarang sedang proses menghapal juz 29.

Melihat perkembangannya Raisya, dokter mengatakan kalau seiringnya waktu Raisya bisa berjalan. Hanya saja harus rutin melakukan terapi untuk semakin memudahkan Raisya bisa berjalan di masa depan. Namun saat ini terapi Raisya terhenti karena terkendala biaya. Penghasilan ayahnya yang menjadi buruh di proyekan perumahan tak bisa mencukupi untuk membiayai Raisya berobat.

Sahabat, Raisya ingin menjadi seorang hafidzah yang bisa memberikan mahkota untuk kedua orangtuanya kelak di surga. Mari kita bantu Raisya Sahabat, kita sisihkan rezeki kita untuk membantu Raisya berobat kembali.

 

Rumah Asuh
Kompleks Setra Dago
Jl. Setra Dago Barat No. 27, Antapani, Bandung


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Berita Terbaru

Selasa, 30 Maret 2021 : Posisi Duduk Raisya sudah Lebih Baik

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Halo #KakakBaik bagaimana kabarnya? Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT.

Tanggal 9 Maret 2021 kemarin, Raisya sudah menjalani pemeriksaan rutin ke dokter. Dokter bilang, kondisi Raisya sudah berprogres lebih baik dari sebelumnya. Posisi duduknya sudah jauh lebih bagus dan nyaman, meski Raisya masih berjalan menggunakan lututnya.

Tidak berbeda dengan sebelumnya, Raisya masih rutin fisioterapi dan terapi renang sesuai dengan arahan dokter. Terapi renang ini sangat disarankan agar Raisya tidak takut berjalan, sehingga bisa berjalan menggunakan kakinya.

Untuk menunjang kesehatan tubuhnya, Raisya masih rutin mengonsumsi madu dan vitamin minyak ikan. Adapun perkembangan hafalannya kini sudah masuk juz 29 dengan mengikuti program privat tahfiz.

Berkat kebaikan kakak, alhamdulillah terapi Raisya bisa berjalan hingga kini. Semoga kakak selalu dilimpahkan keberkahan dan kebahagiaan. Mohon doa semoga Raisya bisa sembuh total dan menjadi hafiz Quran.

Senin, 01 Maret 2021 : Raisya sedang Fokus Fisioterapi dan Terapi Renang

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Halo Kak! Alhamdulillah, ada kabar baik dari Raisya. Seperti dikabarkan bulan lalu, Raisya sudah mulai bisa berjalan dengan lututnya.

Awal bulan lalu, Raisya kontrol rutin kesehatannya ke dokter. Dokter bilang, kondisinya lebih baik dari sebelumnya. Hanya saja, Raisya masih berjalan menggunakan lututnya.

Agar bisa segera berjalan, Raisya kini sedang fokus Fisioterapi dan terapi renang sesuai dengan arahan dokter. Fisioterapi dilakukan untuk mengembalikan fungsi tubuh Raisya yang terhambat karena cerebral palsy.

Selain itu, Raisya juga banyak mengonsumsi vitamin, minyak ikan, dan madu. Setiap pagi, Raisya latihan berdiri bersama Ayahnya. Tak lupa juga ia masih rutin menghafal quran.

Sahabat, mohon doa semoga Raisya bisa segera berjalan dan menggapai cita-citanya menjadi hafizhah.

Selasa, 02 Februari 2021 : Raisya Bisa Berdiri Menggunakan Lututnya

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Halo #SahabatYatimDhuafa bagaimana kabarnya? Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT.

Alhamdulillah, ada kabar baik dari Raisya, sahabat. Kini, Raisya rutin menjalani terapi setiap hari Selasa. Setelah beberapa kali terapi, kondisi Raisya mengalami kemajuan, di antaranya sudah bisa duduk selonjoran, dan bisa berdiri menggunakan lutut.

00a4b945-cc50-4a59-bc83-1e18fab6ed93.jpg

Hafalan Qurannya juga sudah bertambah sampai surat Al-Insan. Sebentar lagi, ia hafal semua surat di dalam juz 29. Kegiatannya selama di rumah lebih banyak diisi dengan murojaah dan menghafal

7bfcd833-e053-4510-bf5b-c189648a390d.jpg

Dokter menyarankan agar Raisya rutin berenang, sehingga tidak takut untuk berdiri. Selain itu, Ibu Raisya sedang mencari guru privat agar Raisya bisa belajar mata pelajaran umum di rumah, sehingga bisa fokus ke tahfiznya.

Sahabat, mohon doa untuk kesembuhan Raisya. Semoga Raisya bisa pulih dan menjadi hafiz Quran.

Selasa, 05 Januari 2021 : Raisya Bisa Terapi Secara Rutin

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Halo Kak! Alhamdulillah, ada kabar baik dari Raisya.

Raisya adalah anak hebat yang berjuang jadi hafizhah di tengah keterbatasannya. Penyakit celebral palsy yang dialami Raisya membuat perkembangannya terhambat. Akibatnya, ia belum bisa berjalan di usianya kini yang sudah menginjak 5 tahun.

Pertengahan bulan Desember kemarin, Raisya menjalani pemeriksaan ke dokter. Hasilnya, dokter mengatakan bahwa Raisya harus terapi secara rutin. Alhamdulillah, kini Raisya bisa terapi secara rutin di klinik Averum.

22d284e3-e24d-469e-964b-4faa0f5e9509.jpg

Kondisi Raisya saat ini sudah ada kemajuan meskipun masih belum bisa berjalan. Terima kasih Kak! Berkat bantuan sahabat, kondisi Raisya bisa lebih baik. Mohon doa untuk kesembuhan Raisya ya, Kak.

 

41fcce9d-f5fa-4698-bde9-d2289d2e5849.jpg

Selasa, 08 Desember 2020 : Raisya Melakukan Terapi Pertama

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

Halo kak, pada hari Senin (30-11-2020) Raisya melakukan terapi pertamanya kak di Klinik Averum Bandung. Pertemuan pertama lebih fokus untuk pengenalan dan membuat Raisya nyaman dengan dokternya. Setelah di periksa oleh dokter ternyata Raisya termasuk ke dalam kriteria lumpuh otak sedang kak, tidak terlalu berat tidak juga ringan, untuk rencana terapi selanjutnya akan di fokuskan untuk mengatasi rasa takut Raisya yang berlebihan, karena setiap bertemu orang baru Raisya akan ketakutan dan merasa tegang yang menyebabkan kondisi badannya langsung kaku pada saat itu juga.

8ac939bf-3255-47d0-9b22-39db327dd536.jpg

Selain itu postur tubuh Raisya cenderung melenting ke belakang kak, jadi nanti terapinya untuk memulihkan postur tubuh Raisya juga.

1d6077f4-3e23-454f-96c2-3c4b1eaca432.jpg

Terapi selanjutnya yang akan di lakukan Raisya cukup seminggu sekali dan dilaksanakan setiap hari Selasa.

ffed74ef-fb37-41cc-81ea-b285bb4f4c17.jpg

Untuk kecerdasan dan berbicara Raisya cenderung normal kak, bahkan daya tangkap Raisya bisa di katakan lebih dari anak seusianya. Saat ini kegiatan Raisya di rumah fokus menghafal juz 29 dan murojaah juz 30.


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Riwayat Donasi

Loading...


Lihat Semua  
X

Riwayat Donasi


Loading...

Tutup

Facebook WhatsApp