Bersyukur untuk Setiap Rupiah: Faruq, Yatim Tulang Punggung Keluarga..

Bersyukur untuk Setiap Rupiah: Faruq, Yatim Tulang Punggung Keluarga..

Rp 4.731.999
dari target Rp 50.000.000
9.46% Tercapai
Sisa Waktu 50 Hari

Deskripsi Program

“Kalau ngga ada kerjaan, biasanya aku cari daun pisang buat dijual ke tukang kue kaya gini, Kak. Uangnya buat makan hari ini..” tutur Faruq (11th).

Pernah terbayang ngga gimana rasanya hidup tanpa orang tua? Harus berjuang hidup mandiri, bahkan menjadi tulang punggung keluarga sejak kecil.

Ini adalah salah satu kisah adik tangguh kita, Faruq (11th), seorang yatim tulang punggung keluarga yang berasal dari dusun Oi Wontu, Desa Soro, Kab. Bima, NTB.

Ayahnya sudah meninggal sejak usianya satu tahun. Dulu, Faruq kecil sangat sedih melihat perjuangan ibunya yang begitu berat mencari nafkah sendiri. Berawal dari itulah, Faruq mulai bekerja, ia ingin meringankan beban ibunya.

Sepulang sekolah, Faruq bekerja serabutan, banyak sekali pekerjaan yang ia lakukan. Ia pernah berjualan kue tetangga, berjualan daun pisang, hingga bekerja mengambil rumput ternak tetangga. Tenaganya sering dibutuhkan oleh tetangganya, karena hasil pekerjaan yang memuaskan. 

Upah yang didapatkan dari setiap pekerjaannya hanya lima ribu rupiah. Bayangkan, berapa banyak pekerjaan yang harus dilakukan Faruq hanya untuk sesuap nasi sehari?

Bukan sekali ia juga harus bekerja agak jauh dari rumah. Jarak menuju sekolahnya pun terbilang jauh, hingga banyak temannya yang pakai sepeda. Karena itu, uang yang ia dapatkan sedikitnya ditabung untuk membeli sepeda. Meski hanya 500 rupiah sehari, Faruq yakin ia bisa memiliki sepeda suatu hari nanti, agar memudahkannya untuk bekerja dan bersekolah.

Meski upah yang didapatkan tidak seberapa, Faruq selalu bersyukur setiap harinya. Ia tidak akan menyerah berjuang untuk membahagiakan ibunya, satu-satunya orang tua tersayang yang tersisa.

“Sekarang, cuma ibu yang aku punya. Aku ingin bisa bahagiain ibu..” tutur Faruq

Usai bekerja, biasanya Faruq langsung memasak nasi dan air untuk makan malam hari. Tak lupa, ia lanjut mengerjakan PR sekolahnya. Meski badannya letih, Faruq selalu menyempatkan untuk belajar sebelum tidur. Ia tidak ingin tertinggal pelajaran sekolah. Ia ingin menjadi kebanggaan ibunya.
 
Berkenankah #KakakBaik menjadi jembatan penolong Faruq agar bisa memiliki sepeda dan bisa terus bersekolah? Mungkin, Kakak adalah jawaban dari doa dan impian adik tangguh kita ini.

 

#KakakBaik bisa mengikuti tahapan selanjutnya di bawah ini.
1. Klik tombol "DONASI SEKARANG"
2. Masukkan Nominal Donasi Kakak
3. Masukkan Data yang Diminta oleh Sistem
4. Klik tombol "Lanjutkan Pembayaran"
5. Salin Nomor Rekening
6. Lakukan Transfer ke Rekening Bank yang Sahabat Pilih dengan Nominal yang Tertera

Jika belum bisa berdonasi, mohon bagikan informasi ini kepada keluarga, teman, dan sahabat lainnya. InsyaAllah pahala akan mengalir berkat kebaikan kakak. Terima kasih Kak. Doa dan dukungan Kakak sangat berarti bagi kami. Jika ada pertanyaan, Kakak bisa menghubungi Rumah Asuh.

 

Rumah Asuh
Kompleks Setra Dago
Jl. Setra Dago Barat No. 33, A
Antapani, Bandung

Disclaimer:
Bila hasil donasi melebihi target, akan disalurkan kepada penerima manfaat lainnya dengan campaign serupa.


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Berita Terbaru

Belum ada kabar baru


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Riwayat Donasi

Loading...


Lihat Semua  
X

Riwayat Donasi


Loading...

Tutup

Facebook WhatsApp